Di Ujung Malam
Di Ujung Malam Di ujung malam yang dingin dan gelap, Langkahku lesu, hati remuk tak menatap. Tak ada suara, tak ada sapa, Hanya sepi yang duduk diam di sisi jiwa. Aku pernah berharap, aku pernah menanti, Pada tangan-tangan yang tak kunjung menghampiri. Kepedihan menjadi teman, air mata menjadi bahasa, Tetapi dunia... sibuk pada dirinya. Tak lagi kutagih perhatian manusia, Karena mereka pun rapuh, seperti aku juga. Kini hanya Engkau yang kutatap dalam gelap, Tempat aku mengadu, tempat aku tetap berharap. Biarlah dunia melupakanku seribu kali, Asal engkau tetap ingat sekali saja. Biarlah aku sendiri dalam keramaian, Asal Engkau bersamaku dalam kesunyian. Aku berserah, Ya Rabb, Aku datang kepadamu Pada takdir yang kadang tak kumengerti, Aku pasrah, kepada Engkau yang tak pernah jauh Aku percaya, setiap luka sedang Kau obati. Fajri Abu Sa'ad Pekanbaru, 29 Mei 2025