Postingan

Di Ujung Malam

Gambar
Di Ujung Malam Di ujung malam yang dingin dan gelap, Langkahku lesu, hati remuk tak menatap. Tak ada suara, tak ada sapa, Hanya sepi yang duduk diam di sisi jiwa. Aku pernah berharap, aku pernah menanti, Pada tangan-tangan yang tak kunjung menghampiri. Kepedihan menjadi teman, air mata menjadi bahasa, Tetapi dunia... sibuk pada dirinya. Tak lagi kutagih perhatian manusia, Karena mereka pun rapuh, seperti aku juga. Kini hanya Engkau yang kutatap dalam gelap, Tempat aku mengadu, tempat aku tetap berharap. Biarlah dunia melupakanku seribu kali, Asal engkau tetap ingat sekali saja. Biarlah aku sendiri dalam keramaian, Asal Engkau bersamaku dalam kesunyian. Aku berserah, Ya Rabb, Aku datang kepadamu Pada takdir yang kadang tak kumengerti, Aku pasrah, kepada Engkau yang tak pernah jauh Aku percaya, setiap luka sedang Kau obati. Fajri Abu Sa'ad Pekanbaru, 29 Mei 2025  

Biarkan Saja Berlalu

Semakin jauh hari - hari berlalu, kita hanya butuh dan sayang kepada orang - orang yang menyayangi kita juga. Menghabiskan waktu jika berkutat dengan orang - orang yang jelas tidak menginginkan kita dalam kehidupannya. Biarkan saja berlalu. - Abu Zainab, Pekanbaru

Sirna

Ketahuilah bahwa sesungguhnya seluruh yang kita miliki itu akan sirna dan hilang. Rapuh bagaikan debu yang berterbangan. Diri akan lenyap, beserta dengan apa yang diharap. Hati itu lemah, kecuali kecintaan kepada yang satu, Allah Subhanahu wa ta'ala Sebaik - baik cinta, dan yang tidak pernah meninggalkan disaat yang lain pudar, yaitu Rabb yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. - Abu Zainab, Pekanbaru

Mencintai Sesuatu

Jika kita mencintai sesuatu, tetapi tidak bisa kita miliki, jadikan ia dengan melihat dan mendengarnya saja hati menjadi senang tanpa harus memiliki. Terbiasa bahagia dengan hal-hal kecil, melatih diri untuk menerima kadar diri yang penuh kekurangan, itulah sebenar-benar ridho. Gantungkan semua harap hanya kepada Allah saja. - Abu Zainab, Pekanbaru, 07 Juni 2022

Teman yang Banyak

Kita bisa punya teman banyak, tetapi yang banyak itu belum tentu merasa punya teman seperti kita. Sedikit yang mampu memahami, bahwasanya berteman itu bukan menuai manfaat pada diri masing-masing. Melainkan mengerti bahwasanya kita memiliki kekurangan, akhirnya kita memilih berteman. Berteman dijalan Allah, bukan lah sesuatu yang sia-sia. Semoga Allah menjaga hati kita tetap istiqomah. - Abu Zainab, Pekanbaru, 07 Juni 2022